Langkah Mudah Pensiun Muda part 2

Mencatat pemasukkan dan pengeluaran sebenarnya hampir sama dengan kita sedang melihat angka pertandingan sepak bola, dengan melihat hasil pertandingan melalui angka kita akan mengetahui siapa pemenangnya.

Dalam mencatat pemasukkan dan pengeluaran, kita nantinya akan masuk kedalam sebuah
perencanaan keuangan, tanpa kita rencanakan maka jelas tujuan menjadi tidak ada.
Lalu bagaimana dalam hal ini bila kita ingin merencanakan keuangan untuk kebutuhan
pensiun?

Langkah Pertama Biaya Hari ini Untuk Masa Depan

Buatlah sebuah daftar akan biaya-biaya yang anda butuhkan hari:

1 Biaya Listrik
2 Biaya Air & Gas
3 Biaya Telepon
4 Biaya Konsumsi (Makan)
5 Biaya Sekolah & Pendidikan
6 Biaya Asuransi
7 Biaya Cicilan (Kredit)
8 Biaya Rumah Tangga
9 Biaya Transportasi
10 Biaya Sandang
11 Biaya Lainnya

Mengapa hal ini perlu dilakukan? Ketika Anda bekerja maupun tidak bekerja, apakah biaya-
biaya tersebut bisa berhenti?

Mungkin ya, untuk biaya pendidikan karena anak Anda sudah lulus sekolah dan kuliah, biaya cicilan mungkin juga sudah lunas, hal itu adalah baik adanya karena dengan begitu
pengeluaran Anda menjadi lebih kecil bukan?

Setelah Anda mendapati biaya-biaya tersebut, maka Anda bisa menjumlahkan.

Langkah Kedua Pengeluaran Hari ini Tidak Sama dengan Masa Depan

Seperti yang kita ketahui, biaya hidup menjadi lebih mahal dimasa depan karena kenaikan
harga yang disebut dengan inflasi. Oleh karena itu menjadi sebuah pertanyaan adalah dari
mulai hari ini, Anda ingin pensiun berapa lama lagi?

Bila hari ini usia Anda adalah 25 tahun dan menghendaki pensiun usia 45 tahun artinya dengan biaya hidup yang sama dari langkah pertama misalkan Anda mendapati nilainya adalah 10 juta rupiah maka 20 tahun mendatang biaya hidup bulanan Anda akan jauh lebih besar bukan?

Baca juga : Harga Barang -barang yang Selalu Naik dan Bahayanya Untuk Kita
Asumsikanlah kenaikan harga atas biaya-biaya Anda setiap tahunnya adalah 8% maka bila kita lakukan perhitungan akan menjadi sebagai berikut:

1. Usia hari ini 25
2. Rencana Pensiun 45
3. Kenaikan Harga Setiap Tahun 8%

4. Pengeluaran Perbulan 10,000,000

Berarti, pada usia 45 biaya per bulan adalah 46,609,571

Langkah Ketiga Pensiun

Bila pada usia 45 tahun dan ingin pensiun maka setiap bulannya setelah usia 45 tahun maka kita akan mendapati memerlukan biaya sebesar 46 juta dan juga terus membesar,
menyeramkan sekali bukan bagi orang-orang yang tidak memperhitungkan sebelumnya?
Padahal, semua ini dengan perhitungan bahwa tidak terjadi perubahan gaya hidup, misalnya Anda tetap makan 1 hari sebanyak 3x dan tidak berubah menjadi 1 hari 5x.

Kira-kira bila di usia 45 tahun Anda merencanakan pensiun maka akan memerlukan dana
sebagai berikut dan dapat hidup pensiun nyaman hingga usia sebagai berikut:
Di Usia 45 tahun memiliki uang:

  • 10 miliar jika di hitung bisa hidup sampai 65 tahun
  • 12,5 miliar jika di hitung bisa hidup sampai 71 tahun
  • 15 miliar jika di hitung bisa hidup sampai 77 tahun

* Kalkulasi dengan Bunga deposito 8%, inflasi 7%

Perhitungan diatas dengan asumsi bahwa dana sebesar 10 miliar telah dimiliki pada saat usia 45 tahun dan dana tersebut dimasukkan kepada deposito, maka dapat hidup pensiun enak sampai usia 65 tahun.
Memang nilai 10 miliar akan terasa berat bila harus dipenuhi hanya dalam 5 tahun, itulah salah satu sebab mengapa banyak orang yang memasuki masa pensiun merasa kaget, ataupun yang sudah pensiun baru menyadari bahwa uang pensiunnya tidak mencukupi dan akhirnya kembali bekerja.

Namun dalam apa yang kita coba ilustrasikan kita memiliki waktu 20 tahun untuk
mempersiapkan dana sebesar 10 miliar, apakah sulit? Rupanya tidak juga dengan berinvestasi pada tempat dan strategi yang tepat hal itu sangat ringan.

Dengan kinerja reksa dana selama ini di Indonesia, Anda cukup mempersiapkan dana sebesar Rp 1.500.000 setiap bulannya!

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Chat Admin!